Alisson, Kiper Terburuk di Liga Inggris 2019

0 17
Iklan Sofyan Lasimpara

Jurnalsulawesi.com – Liverpool mulai mendapat tekanan kuat sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris. Kiper Liverpool, Alisson Becker bahkan menunjukkan penurunan performa.

Musim lalu Liverpool dikenal sebagai tim dengan lini serang yang hebat namun punya lini belakang yang keropos. Pembelian Virgil van Dijk dan Alisson Becker membawa perubahan besar di lini belakang Liverpool.

Sejauh ini Liverpool jadi tim paling tangguh di lini belakang dan baru kebobolan 15 gol, lebih sedikit lima gol dari Manchester City. Kondisi itu disebut merupakan efek kedatangan Alisson dan Van Dijk.

Namun bila hanya merujuk pada penampilan di tahun 2019, Alisson ternyata menunjukkan penampilan yang menurun drastis. Alisson kebobolan tujuh gol sejak tahun berganti.

Yang lebih memprihatinkan, dikutip dari Daily Mail, Alisson kebobolan tujuh gol hanya dari 11 tembakan yang mengarah ke gawang.

Hal tersebut membuat Alisson hanya mencatat penyelamatan sebesar 36,4 persen, alias jadi kiper dengan presentase penyelamatan terendah di Liga Inggris sejak tahun berganti. Catatan kebobolan tujuh gol juga membuat Alisson jadi kiper dengan jumlah kebobolan terbanyak di antara tim enam besar.

Menurunnya ketangguhan Alisson dan lini belakang Liverpool tak lepas dari sejumlah kasus cedera yang dialami sejumlah pemain seperti Joe Gomez, Dejan Lovren, dan Trent Alexander-Arnold.

Van Dijk sebelumnya mengakui bahwa sejumlah perubahan di lini belakang pada beberapa laga terakhir turut memengaruhi kinerja lini belakang Liverpool.

“Semua pemain yang datang bermain punya kualitas yang bagus untuk melakukan tugasnya. Namun ketika sebuah tim punya deretan empat bek yang tak berganti, maka hal itu mungkin akan lebih membuat mudah.”

“Kami akan fokus pada tiap laga. Kami masih ada di puncak klasemen. Kami masih dalam perburuan gelar juara jadi kami butuh mengeluarkan kemampuan terbaik di sisa musim,” tutur Van Dijk. [***]

Sumber; CNNIndonesia

Comments
Loading...