Lion Air dan Wings Air Hapus Layanan Bagasi Gratis

0 1

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Lion Air dan Wings Air memberlakukan kebijakan baru, dengan menghapus layanan barang bawaan penumpang bagasi terdaftar gratis/cuma-cuma (free baggage allowance), 20 kilogram (Kg) dan 10 Kg.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya yang diterima Jurnalsulawesi.com, Sabtu (5/1/2019), mengatakan aturan ini efektif akan berlaku mulai 8 Januari 2019 sampai batas waktu yang tidak ditentukan (until further notice/UFN).

“Calon penumpang yang sudah membeli tiket sebelum 8 Januari 2019, masih tetap memperoleh bagasi cuma-cuma 20 kg untuk Lion Air dan 10 kg untuk Wings Air,” terang Danang.

Danang menjelaskan, setiap calon penumpang (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, binocular, tas jinjing wanita (hand luggage). Ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin adalah 40 cm x 30 cm x 20 cm.

Ia juga menyebutkan, Lion Air Group juga memberlakukan bahwa beberapa barang yang diikat atau dibungkus jadi satu, tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

“Bagi calon penumpang Lion Air dan Wings Air yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (tour and travel), website Lion Air dan kantor penjualan tiket Lion Air Group,” jelasnya.

Penerbangan Lion Air dan Wings Air menawarkan kapasitas bagasi ekstra atau kelebihan bagasi yang ditetapkan (Excess Baggage Ticket). “Hal ini sebagai upaya membantu pelanggan dalam meminimalisir biaya tambahan yang relatif tinggi karena kelebihan bagasi,” imbuh Danang.

Danang memanbahkan, sehubungan dengan pre-paid baggage, setiap calon penumpang dapat membeli dengan harga terjangkau dan lebih hemat bersamaan pembelian tiket (issued ticket), atau sesudah pembelian tiket dengan batas waktu enam jam sebelum keberangkatan.

“Setiap pelanggan yang membawa barang bawaan atau bagasi lebih dari ketentuan bagasi perorangan (7Kg), akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan,” katanya.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, Lion Air Group menghimbau setiap pelanggan dapat mematuhi dan menerapkan aturan dari larangan atau pembatasan tambahan untuk pengangkutan barang tertentu, mengetahui pasti mengenai barang-barang yang dilarang untuk dibawa (dangerous goods), termasuk mengenai batasan aerosol, cairan dan gel.

Danang juga menghimbau agar semua pelanggan memeriksa kapasitas baterai daya tambahan portabel (powerbank) dan wajib melaporkan kepada petugas ground staff Lion Air Group sebelum keberangkatan.

Berdasarkan prosedur keamanan, bahwa perangkat daya dengan kapasitas maksimum 100 Wh (atau 20.000 mAh) hanya diperbolehkan untuk dibawa ke kabin, dan tidak diizinkan di dalam bagasi terdaftar.

Untuk powerbank berkapasitas 100 – 160 Wh (20.000 hingga 32.000 mAh) harus melalui persetujuan dari Lion Air Group. Sedangkan pengisi baterai portabel atau baterai lithium cadangan yang mempunyai daya jam lebih dari 160 Wh dilarang dibawa ke pesawat udara.

“Selama penerbangan, setiap pelanggan juga dilarang menggunakan powerbank,” tegasnya. [***]

 

Sumber; Humas Lion Air
Editor; Sutrisno

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.