Pemilu 2019 Bukan Sekadar Pesta Demokrasi antar Partisan

0 2

Palu, Jurnalsulawesi.com – Tahun 2018 telah berganti dan memasuki 2019. Calon Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI Dapil Sulawesi Tengah Nomor urut 23, Agussalim SH, berharap agar di tahun politik 2019 bukan sekadar pesta demokrasi antar sesama partisan dengan para senator menuju parlemen.

“Pemilu 2019 harus mampu mengangkat kualitas bernegara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Di samping itu, harus diperhatikan keamanan dan tertibnya proses Pemilu. Karena itu, negara harus hadir secara langsung sesuai basis regulasi dari mandat konstitusi kita, yakni UUD1945,” kata Agus, kepada Jurnalsulawesi.com, Selasa (1/1/2019).

Menurut Agus, dalam pemilu serentak, konteks politik Pilpres harus difokuskan pada edukasi politik secara langsung yang dikoordinir secara Ad Hock oleh KPU dengan partai pengusung. Hal ini harus dilakukan untuk memastikan Pilpres tidak menjadi “ajang arogansi” caleg dengan koalisinya.

“Sebab di situ letak masalah yang dapat timbul dalam urusan Caleg dan Pilpres, bagi terciptanya kualitas demokrasi,” jelasnya.

Agussalim menambahkan, memang ada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres, tapi ini belum menjadi tradisi bagi rakyat. Sementara, semua pihak berharap bahwa proses Pemilu menjadi berkualitas yang ditentukan saat start pertama.

“Kalau start awal sudah melahirkan kekacauan, maka bisa dipastikan budaya pesta demokrasi tidak akan melahirkan kualitas dan suksenya Pemilu,” ujar Agus yang juga mantan aktivis pergerakan 98 ini.

Agus berharap, semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi ini mampu melaksanakan paripurna politik untuk kemajuan Bangsa dan Negara.

“Sehingga institusi terkait dari hadirnya negara dapat memiliki partisipasi demokrasi secara konkrit, terukur untuk dikatakan suksesnya sebuah pesta demokrasi,” tutup Agus. [***]

Penulis; Sutrisno/*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.