Tak akan Serang Ma’ruf Amin di Debat Cawapres, Sandiaga: Sami’na Wa Atho’na

0 1

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Debat putaran ketiga Pilpres 2019, akan digelar Minggu (17/3/2019) mendatang. Dua cawapres, yaitu Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno akan adu argumen dalam debat dengan tema terkait pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) menjanjikan kalau Sandiaga Uno tidak akan menyerang pribadi KH Ma’ruf Amin, saat debat Cawapres pada 17 Maret 2019, yang rencananya akan berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta.

“Bang Sandi orangnya nyantai, Insya Allah tidak akan menyerang Kiai Ma’ruf. Dia (Sandi) orangnya sangat hormat (Kiai Ma’ruf), dia akan betul-betul menyampaikan program Prabowo Sandi ke masyarakat,” kata Yandri Susanto, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, saat ditemui di GOR Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Minggu (10/3/2019).

Yandri mengklaim, Sandiaga Uno sangat memahami tema debat yang akan membahas pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

BPN mengatakan kalau Sandi lebih paham tema debat tersebut. Sehingga tidak akan mengalami kesulitan selama debat Capres-cawapres berlangsung.

“Persiapannya tidak terlalu banyak. Bang Sandi kan paham tentang pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Dia sudah banyak berjibaku dengan hal-hal seperti itu,” terangnya.

Seperti yang dilakukan oleh Anies-Sandi saat Pilgub DKI Jakarta. Keduanya mampu meyakinkan masyarakat Jakarta, dengan program yang akan dilakukannya jika menjadi pemimpin ibukota.

Hal itu pun yang akan dilakukan Sandi, meyakinkan masyarakat Indonesia di 34 provinsi, untuk memilih Prabowo-Sandi di Pilpres 17 April mendatang.

Terlebih, Yandri mengklaim bahwa Sandi telah keliling lebih dari 1.000 titik Indonesia untuk menyapa masyarakat. “Benar-benar menyentuh, bukan hanya sekadar janji, harapan. Tapi Insya Allah Bang Sandi itu akan mengakar,” jelasnya.

Sami’na Wa Atho’na
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan akan menghormati Ma’ruf sebagai lawan bicaranya. “Ya, saya sangat muliakan. Hormati ya, saya akan tampil apa adanya,” ujar Sandi di Bandung Jawa Barat, Minggu (10/3/2019).

Sandi memastikan, figur Ma’ruf Amin sebagai ulama tak akan dilupakan saat debat. Ia berjanji, tidak akan frontal.

“Saya menghormati beliau, saya muliakan beliau, saya pasti tidak akan (frontal). Kan, kalau murid sama kiainya, sami’na wa atho’na (kami mendengar dan taat),” ujarnya.

Dia, bahkan menilai, paparan Ma’ruf dalam debat nanti akan menjadi petuah untuk mematangkan programnya.

Tidak hanya itu, Sandi berharap, debat putaran ketiga memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk mematangkan pilihannya saat pencoblosan.

“Kita ikut saja yang kiai sampaikan, tinggal bagaimana menambah, bukan saling menjatuhkan, bukan sikut menyikut. Tetapi, memberikan pilihan agar memantapkan para pemilih untuk tentunya menentukan saat 17 April 2019,” katanya.

Kemudian, ia menekankan kembali visi misi bersama capres Prabowo Subianto bila fokus di sektor perekonomian. Mulai dari ketersediaan lapangan kerja sampai pertumbuhan ekonomi menjadi target Prabowo-Sandi.

“Kita ingin memberikan solusi bagi masyarakat. Kita ingin lapangan kerja terbuka, ekonomi kita meningkat, kesejahteraan kita, terutama dari masyarakat kelas menengah ke bawah lebih diperbaiki ke depan,” ujarnya. [***]

Sumber; Viva

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.