Gempa 5,5 SR Kembali Guncang Malut dan Gempa M 5,3 Getarkan Memberamo Tengah

0 148

Jurnalsulawesi.com – Gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Senin (8/7/2019) pukul 15.20 WIT.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun twitternya menyatakan getaran gempa terasa hingga wilayah Manado, Sulawesi Utara.

“Gempa Magnitudo 5.5, 13.20 WIB. Pusat gempa berada di laut 141 km Barat daya Ternate, kedalaman 141 Km,” tulis BMKG.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya mengatakan, sejak gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Maluku Utara, Minggu (7/7/2019) malam, telah terjadi puluhan kali gempa susulan.

“Hingga hari ini, Senin 8 Juli 2019, pukul 12.45 WIB, aktivitas gempa susulan sudah mencapai 47 kali dengan magnitudo terbesar adalah M 4.9 dan magnitudo terkecil M 3.1,” kata Rahmat.

Rahmat menjelaskan, gempa yang mengguncang wilayah Maluku Utara, merupakan jenis gempa bumi dangkal yang disebabkan akibat deformasi kerak bumi pada Lempeng Laut Maluku.

“Gempa ini memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) akibat adanya tekanan kompresi lempeng mikro Halmahera ke arah barat, dan tekanan lempeng mikro Sangihe ke arah timur. Akibatnya, lempeng laut maluku terjepit hingga membentuk double subduction ke bawah Halmahera dan ke bawah Sangihe,” katanya.

Gempa Memberamo Tengah
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,3 juga mengguncang Mamberamo Tengah, Papua, Senin (08/07/2019) sekira pukul 15:55 WIT.

Menurut BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat -2,01 Lintang Selatan (LS) dan 138,76 Bujur Timur (BT) atau 63 km arah timur laut Mamberamo Tengah pada kedalaman 30 km.

BMKG menyatakan bahwa hasil pemodelan terhadap gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap gempabumi susulan.

“Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” kata Rahmat. [***]

 

Komentar Facebook