Gempa 6,9 SR Guncang Bangkep, BMKG: Berpotensi Tsunami

0 206

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) mengguncang Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (12/4/2019) sekira pukul 19.40 Wita. Gempa tersebut berpotensi tsunami.

Menurut analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa bumi di titik koordinat 1.90 Lintang Selatan (LS) dan 122.54 Bujur Timur (BT) 85 km Barat Daya Banggai Kepulauan (Bangkep) dengan kedalaman 10 km.

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulteng. Waktu tiba gelombang dapat berbeda. Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar.

Guncangan gempa membuat ribuan warga di wilayah Banggai dan Banggai Kepulauan, berlarian ke gunung dan tempat yang lebih tinggi.

“Kami sudah ada di lereng gunung ini bersama ratusan warga lainnya,” kata Pian, seorang warga Luwuk, Ibu Kota Kabupaten Banggai, seperti dilaporkan Antara.

Sementara Amelia, warga kota setempat lainnya mengaku sedang menyimpan barang-barangnya di dalam rumah untuk selanjutnya mengungsi.

“Kami siap-siap ke gunung karena ada laporan air laut di pantai sudah surut,” ujar Amelia.

Sementara itu, gempa yang terjadi sekitar pada pukul 19.40 wita itu juga terasa di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Salah seorang warga Gorontalo, Ama, mengakui kalau sempat panik dan keluar rumah saat gempa itu terjadi.

“Saya langsung keluar rumah, karena guncangan gempa ini cukup lama,” kata Ama.

Sementara beberapa pengendara roda dua harus menghentikan kendaraannya karena antisipasi dampak buruknya.

“Saya memilih menghentikan motor saya, karena saya sadar jalannya tidak stabil” tambah Ardi, pengendara dari Dungingi itu.

Laporan BMKG menyebutkan bahwa telah terjadi gempa bumi bermagnitudo 6,9 Skala Richter pada pukul 18:40:49 dengan pusat gempa 85 kilometer barat daya Banggai Kepulauan dengan kedalaman 10 kilometer dan berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan di Sumalata III MMI, Manado II MMI, Gorontalo II-III MMI, Kotamobagu III MMI. [***]

Komentar Facebook