KKSB Serang Prajurit TNI saat Berpatroli di Nduga, Satu Gugur

0 199

Nduga, Jurnalsulawesi.com – Sebanyak 12 prajurit TNI yang sedang melaksanakan patroli di sekitar Lapangan Terbang (Lapter) Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Kejadian itu berlangsung Senin (13/5/2019) siang, sekira pukul 11.15 WIT.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf M Aidi mengatakan, 12 prajurit TNI itu diserang ketika sedang menggelar patroli rutin untuk memastikan pembangunan jalan Trans-Papua berjalan aman dan lancar. “Namun, pada saat tim patroli TNI berada di sekitar Lapter Distrik Mugi, secara mendadak mendapatkan serangan dari arah ketinggian oleh pihak KKSB yang berhasil diidentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya,” ungkap Aidi di Kota Jayapura, Senin (13/5/2019) petang.

Mendapat serangan mendadak itu, tim patroli TNI merusaha mencari perlindungan dan membalas tembakan. Sementara itu, sisa pasukan TNI yang berada di Pos Mugi dipimpin oleh Letda Inf Fajar segera bergerak untuk memberikan bantuan dan melakukan pengejaran.

“Situasi akhirnya berhasil dikuasai TNI. KKSB yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan,” ujar Aidi.

Pasukan TNI melanjutkan pengejaran ke arah pelarian KKSB. Namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa di antara mereka ada yang tertembak. “Hingga laporan ini diterima sekitar pukul 16.00 WIT, masih terdengar suara tembakan namun belum didapatkan laporan lebih lanjut,” katanya.

Pada saat dilaksanakan pengecekan lebih lanjut, satu anggota TNI atas nama Prajurit Satu (Pratu) Kasnum mengalami luka tembak di bagian punggung.

Dievakuasi ke Aceh
Anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan yang juga anggota Yonif 321/GT, Pratu Kasnun, dievakuasi ke Aceh, Selasa (14/5/2019).

Sebelumnya, dilakukan proses evakuasi menggunakan pesawat Helli Bell ke Timika, korban dinyatakan gugur pada pukul 13.00 WIT saat dalam perjalanan menuju ke RS Chiritas Timika.

“Evakuasi jenazah prajurit TNI itu dilakukan dengan menggunakan pesawat GIA via Jakarta dan Aceh, kemudian dilanjutkan ke Aceh Selatan untuk dimakamkan,” kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi di Jayapura.

Pratu Kasnum meninggal akibat luka tembak di punggung kiri hingga tembus di bagian bahu kiri depan, sesaat setelah kontak tembak dengan KKB di Mugi, Senin (13/5/2019). Kontak tembak antara 12 anggota TNI dengan KKB terjadi saat patroli personel TNI sedang memantau pembangunan jembatan.

Ketika ke-12 anggota TNI berada di sekitar Lapangan Terbang Mugi, tiba-tiba terdengar tembakan dari arah ketinggian. “Baku tembak tidak dapat terelakkan. Anggota dari pos TNI Mugi langsung membantu dan melakukan pengejaran terhadap KKB yang dipimpin Egianus Kogoya,” kata Aidi.

Kapendam Cenderawasih menambahkan, dari laporan yang diterima terungkap ada anggota KKSB yang meninggal atau terluka dalam kontak tembak. Namun saat dilihat kembali pada Selasa (14/5/2019), tidak ditemukan jenazahnya.

“Kemungkinan jenazah anggota KKSB yang meninggal ada dua atau tiga orang,” kata Kolonel Aidi. [***]

Sumber; Antara/iNews
Editor; Sutrisno

Komentar Facebook