Longki: Bantuan Rp60 Miliar dari Pemprov DKI untuk Bangun Infrastruktur Jalan

Gubernur Sulteng Terima Kunjungan Gubernur DKI

0 1.498

Palu, Jurnalsulawesi.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengemukakan bahwa bantuan dana hibah untuk pemulihan bencana dari Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta sebesar Rp60 miliar diperuntukan pembangunan infrastruktur jalan yang rusak, akibat bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi yang melanda Sulteng pada 28 September 2018 silam.

Hal itu dikemukakan Gubernur Longki saat menerima kunjungan Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan bersama rombongan di ruang kerjanya, Jumat (14/6/2019).

“Pada waktu saya mendengar bantuan dari bapak, saya perintahkan Kepala Dinas Bina Marga bantuan bapak khusus di sektor tertentu. Khusus di infrastruktur jalan,” ungkap Gubernur Longki.

Ia menuturkan, semua perbaikan jalan-jalan yang terdampak bencana, Kabupaten Donggala, Sigi, dan Kota Palu berasal dari bantuan Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya adalah supaya Pemprov Sulteng gampang untuk melihat dan mengawasinya.

Gubernur yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini berpendapat, jika perbaikan jalan-jalan tersebut sudah selesai, maka sewaktu-waktu Gubernur Anies bersama jajaran Pemrpov DKI dapat melihat hasil dari bantuan yang telah diberikan kepada daerah ini. Namun demikian, lantaran ada mekanisme yang harus dijalankan sehingga ada belum sempat selesai dilaksanakan.

Agussalim SH

“Dan ternyata belum sempat kita kerjakan yang lain, karena memang mekanisme itu pak. Jadi bantuan bapak kami sudah terima. Sudah masuk di porsi ABPD kami untuk segera kami realisasikan dan kerjakan,” katanya.

Yang paling utama ujar Gubernur Longki, selaku Gubernur Sulteng dan atas nama masyarakat Sulteng, mengucapkan terima kasih atas segala dedikasi, perhatian, dan bantuan dari Pemprov DKI dan masyarakatnya, semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Sulteng.

Saat menerima kunjungan itu, Gubernur Longki juga mempersilahkan Kadis PU Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng, Syaifullah Djafar memaparkan secara teknis dan rinci mengenai item-item pelaksanaan perbaikan infrastruktur jalan dan pembangunan jembatan yang dikerjakan di wilayah terdampak bencana.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anies Baswedan mengucapakan terima kasih, karena bantuan yang diserahkan Pemprov DKI kepada Pemprov Sulteng dapat dimanfaatkan untuk pemulihan bencana.

“Pertama kami sampaikan pak gubernur, pada saat saya mendengar peristiwa di Palu pada waktu itu, apa yang terjadi di sini, menurut kami yang di Jakarta adalah peristiwa yang sangat dekat dengan kita,” katanya.

Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta merupakan simpul masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu pihaknya berkomitmen, sebisa mungkin ikut berpartisipasi jika ada bencana.

“Alhamdulillah waktu itu, kita kemudian siapkan anggarannya pas waktunya juga masih memungkinkan masuk di dalam anggaran,” ungkap Anies.

Ia menuturkan, pada saat itu Pemprov DKI berbicara dengan pihak Kementrian terkait, di mana anggaran yang dihibahkan masih memungkinkan digeloentorkan untuk bantuan bencana di Sulteng.

“Itu adalah bagian dari, begitu ada respon ada jalannya pak. Kita bersyukur bahwa dana DKI bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur yang mendasar,” jelas Anies.

Ia juga akan menyampaikan kepada masyarakat Jakarta bahwa bantuan mereka untuk bencana melalui pajak daerah telah dimanfaatkan dengan baik oleh Pemprov dan masyarakat Sulteng.

Anies jug meminta supaya data-data dokumentasi berupa video dan foto pelaksanaan pembangunan infrastruktur diberikan kepadanya untuk kemudian ia sampaikan kepada masyarakat Jakarata.

Pada pertemuan ini Gubernur Longki didampingi, Kadis PU Bina Marga dan Penataan Ruang, Syaifullah Djafar, Kadinsos, Ridwan Mumu, Asisten I, Moh Faisal Mang, Asisten II, Bunga Elim Somba, Asisten III, Moeliono, Karo Humas dan Protokol, Mohammad Haris Kariming, Karo Ekonomi, Richard Arnaldo, Karo Pemerintahan, Arfan Baron, dan sejumlah pejabat lainnya. [***]

Penulis; Bob Shinoda

Komentar Facebook