Lorenzo Tak Dihukum, Rossi Putus Asa Usai Terimbas Kecelakaan di Catalunya

0 154

Jurnalsulawesi.com – MotoGP memastikan tidak ada hukuman untuk Jorge Lorenzo usai insiden MotoGP Catalunya 2019 yang menyebabkan Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, dan Valentino Rossi gagal finis.

Lorenzo mendapat sorotan usai MotoGP Catalunya 2019. Aksi yang dilakukan juara dunia tiga kali MotoGP itu pada tikungan ke-10 berujung pada kecelakaan yang melibatkan tiga pebalap top MotoGP.

Kejadian tersebut tentu tak lepas dari pengamatan FIM Stewards yang dipimpin mantan juara dunia kelas 500cc Freddie Spencer.

Seperti dikutip dari Autosport, pihak yang memiliki wewenang untuk menghukum pebalap itu memutuskan tidak akan melanjutkan kasus tersebut.

Dalam penyelenggaraan MotoGP, Stewards kini memiliki peran sebagai penghukum dan menganalisis balapan termasuk perilaku pembalap yang pantas mendapat sanksi.

Sedangkan Race Direction tidak lagi menjalani fungsi sebagai pemberi hukuman karena dianggap sudah terlalu sibuk dalam mengelola balapan.

Sebelumnya Vinales dan Dovizioso, yang menjadi korban dari Lorenzo, berharap pebalap Repsol Honda itu mendapat hukuman. Start dari posisi paling belakang di MotoGP Belanda yang akan berlangsung 30 Juni menjadi sanksi opsi yang dicetuskan Vinales.

Pebalap Yamaha itu menilai Lorenzo layak dihukum lantaran tindak tanduk yang dilakukan kompatriotnya di MotoGP Catalunya turut memengaruhi perburuan gelar juara yang melibatkan Dovizioso dan Marc Marquez.

Selain dukungan dari Vinales dan Dovizioso kepada pihak MotoGP untuk menghukum Lorenzo, ada pula Marquez dan Cal Crutchlow yang menilai Lorenzo tidak pantas diberi penalti lantaran terjatuh dan mengakibatkan pebalap lain ikut celaka.

Lorenzo mengutarakan telah meminta maaf kepada Vinales, Dovizioso, dan Rossi setelah kejadian dan mengaku bersalah.

Rossi Putus Asa
Pebalap Yamaha Valentino Rossi mengaku kecewa setelah hanya menjalani satu dari 24 lap yang seharusnya berlangsung di MotoGP Catalunya 2019.

Rossi yang sedang berburu poin untuk menambah poin di klasemen pebalap mengakhiri balapan seri ketujuh pada MotoGP 2019 harus rela mengakhiri balapan tanpa menuai angka sama sekali.

Menjalani start dari posisi keempat, Rossi bersaing ketat dengan sejumlah pebalap-pebalap papan atas sebelum jatuh ketika berupaya menghindari tabrakan yang melibatkan Jorge Lorenzo, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso.

“Akhir pekan ini meninggalkan rasa putus asa yang besar karena saya hanya mampu menuntaskan satu lap,” jelas Rossi dikutip dari Speedweek.

Dalam insiden di tikungan ke-10 MotoGP Catalunya 2019, Rossi sebenarnya sudah berupaya menghindar namun ia mengaku tak bisa menghindari motor Lorenzo. Selain gagal finis, Rossi pun mengaku merasa sakit di pergelangan kaki yang sempat terjepit motor.

Alih-alih tenggelam dengan rasa ketidakpuasan, Rossi memilih tetap menjaga pikiran dengan berpikir positif menjelang sesi tes pada tengah musim balap ini.

“Di sisi lain saya merasa ada kabar gembira karena kinerja motor yang lebih baik, dan kami sebagai tim melakukan pekerjaan dengan baik.

Kami berupaya semaksimal mungkin. Kami akan melakukan persiapan tes pada hari Senin, dan kemudian beristirahat selama sepekan sebelum berangkat ke Belanda,” kata Rossi mengacu pada jadwal balapan MotoGP Belanda yang akan berlangsung 30 Juni.

“Saya tidak melihat ke belakang. Saya lebih tertarik dengan masa depan. Bukan rahasia kami sedang berada di situasi yang sulit di Yamaha. Yamaha harus bekerja keras untuk tampil kompetitif,” sambungnya.

Tanpa poin dari balapan MotoGP Catalunya 2019, Rossi kini berada di peringkat kelima klasemen pebalap dengan 72 poin, terpaut 68 poin dari juara dunia Marc Marquez yang berada di puncak klasemen.

Kronologi Kecelakaan
Jorge Lorenzo mengalami kecelakaan dan hal itu ternyata berdampak langsung pada Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi yang akhirnya juga gagal melanjutkan lomba di MotoGP Catalunya.

Awal balapan MotoGP Catalunya berlangsung menarik lantaran manuver sejumlah pebalap. Dovizioso yang start dari posisi kelima berhasil melesat ke posisi terdepan begitu balapan dimulai.

Maverick Vinales dan Marc Marquez membuntuti Dovizioso, sedangkan Valentino Rossi, Danilo Petrucci, dan Jorge Lorenzo juga tak jauh dari mereka.

Saat balapan memasuki lap kedua, Dovizioso masih memimpin balapan, disusul Marquez, Vinales, Lorenzo, Petrucci, dan Rossi.

Petaka kemudian terjadi di tikungan kesepuluh. Di tikungan tersebut, Marquez sukses menyusul Dovizioso dari sisi dalam. Lorenzo yang ada di posisi keempat juga berusaha melakukan tekanan dengan coba mendahului Maverick Vinales yang ada di sisi luar tikungan.

Namun Lorenzo kemudian kehilangan kontrol pada ban depan motor miliknya. Lorenzo lalu jatuh dan motor milik Lorenzo ternyata menyentuh motor Dovizioso.

Dovizioso kemudian langsung terjatuh dari motor miliknya. Saat motor milik Lorenzo dan Dovizioso meluncur keluar lintasan, hal tersebut menghalangi jalur motor Vinales. Pebalap asal Yamaha itu tak bisa menghindari tabrakan. Vinales lalu terlempar dari motornya.

Tak sampai di situ, Rossi yang baru saja berhasil menyusul Petrucci mendapat kejutan besar karena dihadapkan pada kecelakaan beruntun di depannya.

Rossi coba menghindari kecelakaan dengan mengarahkan motor ke sisi luar. Namun lajunya terhambat oleh motor Lorenzo. Motor Lorenzo dan motor Rossi bahkan sempat menempel beberapa detik. Rossi coba bertahan di atas motor namun akhirnya terjungkal.

Dalam insiden di tikungan sepuluh tersebut, ada tiga manuver menyalip, yaitu Marquez menyusul Dovizioso, Lorenzo menyalip Vinales, dan Rossi mendahului Petrucci.

Marquez selamat karena sudah keluar dari tikungan dan berada dalam jarak yang cukup aman dari benturan antar motor di tikungan tersebut.

Petrucci juga selamat karena setelah ia disusul oleh Rossi, ia mengambil sisi dalam dan terhindar dari alur motor Lorenzo, Dovizioso, dan Vinales yang tergelincir ke sisi luar.

Setelah insiden tersebut, Marquez tak terkejar lagi di sisa balapan. ‘Baby Alien’ bisa dengan nyaman menjalani balapan. Persaingan sengit hanya terjadi untuk perburuan posisi kedua.

Petrucci, Alex Rins, dan Fabio Quartararo terlibat dalam sejumlah duel untuk memperebutkan posisi kedua. Quartararo akhirnya berhak atas posisi kedua disusul Petrucci di posisi ketiga. [***]

 

Sumber; CNNIndonesia
Editor; Sutrisno

Komentar Facebook