Percasi Morowali Gelar Seleksi Kejurprov Sulteng 2019

0 184

Bungku, Jurnalsulawesi.com – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Morowali, melaksanakan seleksi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), bertempat di Kafe Nay Bungku Tengah (Buteng), Sabtu (6/7/2019) petang.

Seleksi tersebut digelar untuk menggali bakat seluruh warga Morowali yang punya kemampuan dalam bermain catur sehingga nantinya para pemenang akan menjadi wakil Morowali dalam Kejurprov Sulteng 2019.

Tak heran, antosias masyarakat begitu tinggi ikut seleksi yang baru pertama diselenggarakan di Morowali itu, hingga peserta dari berbagai penjuru morowali ikut berbondong-bondong mendaftarkan diri di ivent bergengsi itu.

Ketua Percasi Kabupaten Morowali, Fadli Rajali dalam sambutannya mengapresiasi para peserta yang sudah meluangkan waktunya untuk ikut proses seleksi persiapan Kejurprov Sulteng 2019 di Morowali.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta seleksi catur yang hadir hari ini, mari kita manfaatkan moment ini untuk membuktikan diri bahwa peserta ini layak mewakili morowali, untuk nanti berlaga di Kejurprov Sulteng yang bakal dihelat di Kabupaten Morowali pada Agustus 2019 mendatang,” ujarnya.

“Mari berkompetisi secara sportif, tunjukan yang terbaik dan jadilah pemenang yang bakal bisa membawa nama Morowali di tingkat provinsi, bahkan di kancah Nasional,” tambahnya.

Karena, nantinya tujuh orang pemenang pria dan tiga pemenang perempuan akan mewakili morowali ikut ajang Kejurprov 2019.

“Percasi Morowali mencari 10 perserta yang terbaik untuk dipersiapkan pada Kejurprov Sulteng tahun ini,” terang Fadli.

Keterangan yang dihimpun media ini bahwa peserta yang mendaftarkan diri mencapai hampir 30 orang tetapi saat acara seleksi di langsungkan jumlah peserta yang hadir hanya 16 orang.

Ia menambahkan, tadinya yang daftar sekira 30 orang, tapi yang ikut hadir seleksi hanya 16 orang, sebagaian tanpa alasan tapi sebagian lagi karena terlambat datang.

“Peserta yang terlambat dengan tegas kami diskualifikasi, karena sudah menjadi komitmen panitia bersama peserta untuk konsisten terhadap ketentuan yang sudah disepakati”, terang Supardin, salah satu panitia pelaksana. [***]

Kontributor; Patar

Komentar Facebook