Polisi Ringkus Pengedar Sabu Milik Penghuni Lapas Palu

0 114
Iklan Sofyan Lasimpara

Palu, Jurnalsulawesi.com – Jajaran Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menangkap seorang pengedar sabu-sabu di wilayah Kota Palu.

Tersangka yang berinisial IR, warga jalan Rajamoili Kelurahan Besusu Barat, Kota Palu itu diamankan Senin (11/3/2019) di jalan jalur Gaza kelurahan Kabonena Kota Palu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Kombes Pol Sigit Kusmardjoko mengatakan, pelaku ditangkap tak jauh dari setelah dilakukan penggeledahan, yang disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Dari tangan tersangka, berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis Sabu dengan berat 118, 8122 Gram, 1 unit handphone dan 1 unit sepeda motor.

Dari keterangan pelaku yang diduga sebagai pengedar narkoba ini, mengaku mendapatkan barang haram tersebut, dari seorang pria bernama Ramli yang saat ini masih menjalani hukuman di dalam Lapas Petobo.

”Barang ini dia dapatkan dari seorang narapidana di Lapas Palu,” jelas Kombes Pol Sigit Kusmardjoko
dalam jumpa pers di Mapolda Sulteng, Selasa (19/3/2019).

Kemudian petugas melakukan penggeledahan kembali di dalam rumah pelaku Irwansyah dan menemukan satu paket sedang diduga sabu-sabu di belakang AC duduk, satu paket sedang diduga sabu-sabu ditemukan di dalam laci lemari.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah timbangan digital dan satu pak plastik bening ukuran sedang.

Selanjutnya barang bukti yang diduga dari hasil penjualan sabu-sabu milik Rm dibawa ke Mapolda Sulteng sebagai barang bukti.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya milik tersangka Irwansyah yakni satu unit sepeda motor, satu unit telepon genggam, tiga unit masing-masing mobil Honda Jazz warna biru, Mitsubishi X-Pander dan Honda Civic warna merah, satu buah sertifikat rumah, serta satu unit rumah yang dihuni oleh tersangka.

“Kami masih melalukan pengembangan dan akan melakukan penyelidikan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan oleh tersangka,” tutur orang pertama di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Irwansyah dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [***]

Penulis; A. Yhudistira/*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.