Tiga Parpol dengan Biaya Iklan Termahal tapi Gagal Masuk Senayan

Iklan Sofyan Puasa
0 360

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Sebuah perusahaan periklanan mengungkap berapa biaya yang para Partai Politik (Parpol) keluarkan demi memenangkan Pemilu 2019. Uang puluhan miliar pun habis terpakai.

Masalahnya, banyak iklan ternyata tidak menjadi kepastian sebuah produk akan laku di masyarakat luas. Terbukti ada tiga partai politik yang mengeluarkan dana fantastis demi iklan, namun apa daya, mereka gagal masuk ke Senayan.

Di antara yang gagal adalah partai milenial yang santer menyajikan iklan edgy di layar kaca hingga partai dari pemilik media. Belanja yang mereka lakukan mencapai ribuan iklan dan tetap tak bisa mempengaruhi suara rakyat.

Siapa saja tiga partai politik dengan belanja iklan terbesar tetapi gagal masuk ke Senayan? Berikut datanya berdasarkan data PT Sigi Kaca Pariwara yang dikutip dari Liputan6.com.

1. PSI
PSI berada di puncak iklan selama masa kampanye terbuka. Mereka paling banyak muncul di televisi sejumlah 1.277 iklan dengan total belanja Rp42,84 miliar.

PSI paling banyak muncul di tiga stasiun televisi, yaitu:

1. Trans TV: total 192 iklan dan nilai belanja iklan Rp4,06 miliar

2. Trans 7: 191 iklan dengan nilai belanja iklan Rp4,36 miliar

3. Indosiar dengan 185 iklan dengan nilai belanja iklan Rp9,81 miliar

Berdasarkan quick count, PSI tidak lolos ke Senayan. Total perolehan suaranya berkisar antara 1,82 persen Poltracking) hingga 2,35 persen (LSI Denny JA).

2. Perindo
Ketua Partai Perindo adalah miliarder Hary Tanoesoedibjo. Seperti diketahui, MNC Corporation memiliki beragam media mulai dari radio, cetak, media online, dan televisi.

Pembelanja iklan televisi paling besar juga dibukukan oleh Partai Perindo dengan nilai Rp82,73 miliar. Kampanye Partai Perindo beriklan terutama di tiga stasiun televisi, yaitu:

1. RCTI: total 276 iklan dan nilai belanja iklan Rp31,04 miliar

2. MNC TV: 262 iklan dan nilai belanja iklan RP20,16 miliar

3. Global TV: 261 iklan dengan nilai belanja iklan Rp14,44 miliar

Berdasarkan quick count, Perindo tidak lolos ke Senayan. Total perolehan suaranya berkisar antara 2,65 persen (Indo Barometer) hingga 2,95 persen (LSI Denny JA).

3. Partai Hanura
Partai Hanura meluncurkan 1.053 iklan dengan total belanja sebesar Rp40,16 miliar.

Di layar kaca, Partai Hanura banyak beriklan di tiga stasiun televisi, yaitu:

1. TV One: total 205 iklan dan nilai belanja iklan Rp7,87 miliar

2. ANTV: total 196 iklan dan nilai belanja iklan Rp12,09 miliar

3. TVRI: total 184 iklan dan nilai belanja iklan Rp1,11 miliar

Berdasarkan quick count, Hanura tidak lolos ke Senayan. Total perolehan suaranya berkisar antara 1,64 persen (Poltracking) hingga 1,85 persen (LSI Denny JA). [***]

 

Komentar Facebook