Tips Bedakan Berita Hoaks Hasil Editan vs Asli

Iklan Sofyan Puasa
0 113

Jurnalsulawesi.com – Peredaran gambar tangkapan layar berupa berita dari suatu situs berita yang sudah diedit menjadi berita hoaks dan sepintas sulit dibedakan dengan konten aslinya.

Beredarnya berita hoaks sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Selain diperlukan kehati-hatian, pengguna internet juga harus mewaspadai beberapa poin berikut agar tidak terkecoh dengan informasi hoaks.

– Perhatikan tautan alamat berita
Untuk tangkapan layar atau konten yang mencantumkan tautan alamat berita, perhatikan alamat URL situs tersebut. Jika situs menggunakan domain blog, informasi yang dibagikan bisa dianggap meragukan.

Mengutip situs resmi Kominfo, catatan Dewan Pers hingga Januari 2017 ada 43 ribu situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita. Namun, kurang dari 300 situs tersebut yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi.

– Hati-hati dengan penggunaan judul yang aneh atau provokatif
Berita hoaks biasanya menggunakan judul provokatif atau sensasional untuk menuding satu pihak tertentu. Isinya bisa saja diambil dari berita media resmi, namun diubah untuk memicu persepsi sesuai yang diinginkan pembuat hoaks.

– Cek ke mesin pencarian soal kebenaran isu atau berita
Manfaatkan mesin pencarian untuk setiap berita dengan judul sensasional atau provokatif. Cari referensi berita serupa dari situs resmi dan bandingkan isinya.

– Periksa fakta
Perhatikan sumber yang memberikan pernyataan dalam berita tersebut. Perhatikan keberimbangan sumber berita apakah dibuat berdasarkan fakta yang bisa dilengkapi kesaksian dan bukti, atau sekedar opini penulis.

– Cek keaslian foto dan video
Selain berupa teks, peredaran hoaks kerap dilengkapi dengan foto dan video. Untuk mengecek keaslian foto dan video, pengguna internet bisa memanfaatkan mesin pencarian. Caranya, ambil dan masukkan foto ke kolom pencarian, kemudian hasil pencarian akan menampilkan foto atau video serupa untuk dibandingkan. [***]

Sumber; CNNIndonesia

Komentar Facebook